Rabu, 15 Agustus 2012

Obat Stroke


obat-strokeJadikan herbal Sarang Semut dan Noni juice sebagai obat stroke yang Anda konsumsi secara rutin dalam proses pengobatan stroke.
Saat mengalami stroke, otak Anda mengalami kekurangan pasokan oksigen dan darah akibat adanya penyumbatan atau pecahnya pembuluh darah yang ada di otak.
Jika hal tersebut terjadi, penderita stroke kemungkinan akan mengalami kerusakan fungsi otak karena ketiadaan darah dan oksigen dalam otak tersebut dapat memicu mati nya sel otak sehingga seseorang alami stroke.
Menderita penyakit ini, Anda tidak perlu risau karena ada sejumlah obat penyakit stroke yang secara efektif mampu mengobati stroke dengan cara yang relatif cepat, mudah, dan tidak menimbulkan efek samping sehingga obat stroke ini aman dikonsumsi bagi tubuh Anda.

Kandungan Sarang Semut untuk Obat Stroke

Banyak hal yang menjadikan Anda harus mengonsumsi obat stroke jenis herbal alami ini. Sebagai tumbuhan alami, Sarang Semut memiliki kandungan nitrit oksida, proxeronine dan scopoletin yang berfungsi signifikan dalam pelebaran pembuluh darah.
Nitrit oksida yang ada dalam Sarang Semut dapat melenturkan dan melebarkan pembuluh darah sehingga penyumbatan atau pecahnya pembuluh darah yang menjadi penyebab stroke tidak terjadi.
Senyawa ini juga dinilai mampu mengoptimalkan kerja sistem kardiovaskular serta pembuluh darah untuk menghambat penyakit stroke.
Selain itu, proxeronine dan scopoletin juga terbukti mampu mencegah penyempitan pembuluh darah sehingga melancarkan pasokan darah dan oksigen menuju otak. Dengan banyaknya kandungan yang ada dalam Sarang Semut, maka jenis obat herbal ini layak untuk dijadikan obat stroke utama bagi tubuh Anda.

Noni juice yang Mendunia Sebagai Obat Stroke

Sementara itu, Noni juice juga tidak kalah fungsinya sebagai obat penyakit stroke karena minuman kesehatan ini mengandung banyak khasiat yang dihasilkan dari buah Noni. Umumnya penderita stroke mengalami penyempitan pembuluh darah sehingga pemilihan Noni juice sebagai upaya pengobatan stroke adalah hal tepat karena adanya kandungan proxeronine yang dimiliki buah Noni ini.
Senyawa ini dipercaya mampu memperlebar pembuluh darah sehingga dapat mencegah penyempitan pada pembuluh darah. Darah yang dapat mengalir secara normal pada otak dan seluruh organ dan jaringan lainnya ini yang mampu mencegah terjadinya penyakit stroke. Hasilnya, Noni juice ini disebut sebagai obat stroke terbaik.
Dalam menjalankan fungsinya sebagai obat stroke, baik Sarang Semut dan Noni juice secara keseluruhan mengandung senyawa yang mampu melebarkan pembuluh darah sehingga pasokan udara dan nutrisi menuju otak dan organ seperti jantung serta jaringan lain dapat dilakukan dengan baik.
Selain mengonsumsi obat herbal ini, pastikan Anda menjauhi faktor resiko yang menyebabkan kemuculan penyakit ini dalam tubuh Anda. Jadikan gaya hidup yang baik sebagai suatu kebiasaan dengan pola makan teratur dan sehat sehingga Anda dapat terhindar dari dampak yang sangat merugikan saat alami stroke. Sebagai upaya kuratif, Anda juga bisa mengonsumsi kedua jenis produk tradisional itu sebagai obat stroke.

sumber:http://www.deherba.com/obat-stroke.html

Obat pikun(Alzheimer)

Kuning Kunyit Tak Gampang Bikin Pikun


kunyit untuk pikunKunyit tak hanya sekedar bahan yang di jadikan bumbu masakan, tetapi jauh dari itu kuning kunyit menyimpan manfaat kesehatan dan penyembuhan. Kunyit juga menjauhkan orang dari resiko mengalami kepikunan dan penyakit Alzheimer.
Kunyit dikenal dengan nama latin Curcuma Domestica, yang merupakan tanaman obat asli dari Asia Tenggara yang tumbuh baik di Indonesia.
Kandungan zat pewarna kuning (curcumin) pada kunyit dapat mengurangi efek dari plak protein pada otak yang bisa menyebabkan penyakit Alzheimer atau dementia (kepikunan), menurut hasil studi yang diterbitkan dalam Journal of Biological Chemistry
Studi tersebut menunjukkan bahwa curcumin yang menghambat produksi protein amiloid-beta, yang terdiri dari plak yang mengganggu fungsi otak pada penderita Alzheimer.
Para peneliti mencatat bahwa studi ini adalah yang pertama dari jenisnya untuk menentukan mekanisme efek curcumin pada proses penyakit penurunan fungsi otak.
Menurut hasil studi yang dipublikasikan pada Annals of the Indian Academy of Neurology, kunyit juga memiliki sifat antioksidan, anti inflamasi (anti peradangan) dan lipid-soluble yang dapat meningkatkan kemampuan otak dan menjauhkan risiko kepikunan dan penyakit Alzheimer.
Kunyit mengurangi stres oksidatif, mengurangi kerusakan yang disebabkan oleh radikal bebas, menghambat pembentukan protein beta-amyloid, mengurangi inflamasi dan melindungi terhadap gangguan fungsi otak oleh logam beracun yang memberikan kontribusi untuk perkembangan penyakit penurunan fungsi otak.
Kunyit juga bermanfaat pada orang yang mengalami depresi karena kunyit memiliki kemampuan untuk mengatur pelepasan neurotransmitter serotonin dan dopamin.
Rempah-rempah ini juga telah terbukti dapat mendorong pertumbuhan saraf di lobus frontal, yang merupakan wilayah otak yang bertanggung jawab untuk kognisi, dan juga di hippocampus yang merupakan area otak yang terkait dengan memori.

Obatan Penyakit Jantung

pengobatan-penyakit-jantung Kehidupan jantung berkaitan erat dengan keberadaan pembuluh darah. Agar jantung dapat bekerja dengan benar, dibutuhkan pembuluh darah yang elastis dan lentur agar oksigen dan nutrien-nutrien yang dibutuhkan otot jantung untuk bekerja dengan baik dapat terpenuhi.
Beberapa jenis tanaman obat dapat digunakan untuk mencegah dan mengatasi penyakit jantung karena mempunyai efek melancarkan sirkulasi darah dan sebagai antikoagulan yaitu mencegah penggumpalan darah, yang dapat berlanjut pada gangguan dan penyakit jantung.
Berikut adalah dua jenis tanaman obat yang kami rekomendasikan untuk  mencegah dan mengatasi penyakit jantung.

Sarang Semut

Sarang Semut kaya akan kandungan antioksidan yang dapat membantu mengatasi penyakit jantung secara tidak langsung yaitu dengan melenturkan pembuluh darah dan menyehatkan sistem peredaran darah dalam tubuh.
Salah satu antioksidan yang terkandung dalam Sarang Semut, tokoferol, terbukti membantu memperbaiki sistem kerja jantung dengan mengencerkan darah dan mencegah penggumpalan darah serta menurunkan tekanan darah yang beresiko menimbulkan serangan jantung.
Flavonoid, senyawa antioksidan lain dalam Sarang Semut, juga berkhasiat mencegah terjadinya penggumpalan darah yang dapat mengakibatkan sirkulasi darah yang tidak lancar yang juga beresiko menimbulkan gangguan dan penyakit jantung.
Multi-mineral yang terdapat dalam Sarang Semut juga berperan penting dalam pengobatan penyakit jantung secara langsung, misalnya magnesium, merupakan salah satu nutrien paling penting untuk kesehatan jantung.
Tugas utama magnesium adalah membantu otot jantung untuk relaksasi. Fungsi ini berlawanan dengan fungsi kalsium yang membuat jantung berkonstraksi. Kombinasi sinergis kedua senyawa ini yang dapat ditemukan dalam Sarang Semut, sangat berguna untuk mempertahankan irama jantung tetap normal dengan relaksasi dan konstraksi otot jantung.
Magnesium diperlukan untuk metabolisme kalsium yang sesuai dalam tubuh. Magnesium dapat mencegah kalsium yang tidak diserap tubuh agar tidak menggumpal, menumpuk, dan menyumbat arteri sehingga meningkatkan resiko serangan jantung. Kekurangan magnesium dapat menyebabkan perubahan metabolisme yang berperan dalam terjadinya serangan jantung.
Selain itu, magnesium berperan penting dalam pengobatan penyakit jantung karena efeknya yang dapat melebarkan arteri koroner, memperbaiki aliran darah ke jantung, meningkatkan kadar kolestrol baik (HDL), mengatur relaksasi dan konstraksi otot jantung, dan menstabilkan ritme jantung.
Tidak hanya merawat kesehatan pembuluh darah, kandungan antioksidan yang tinggi (tokoferol dan flavonoid) dan multi-mineral yang terkandung dalam Sarang Semut juga sangat baik untuk mengatasi berbagai gangguan dan penyakit jantung.

Noni Juice

Pada tahun 1993, peneliti universitas Hawaii berhasil memisahkan zat-zat scopoletin dari buah Noni. Zat-zat scopoletin ini mempunyai khasiat pengobatan. Neil Solomon, MD.PhD, peneliti masalah kesehatan dari Amerika melaporkan bahwa buah Noni mengandung sejenis fitonutrien, yaitu scopoletin yang berfungsi untuk memperlebar saluran pembuluh darah yang mengalami penyempitan serta membersihkan endapan penyebab arteroklerosis dalam pembuluh darah. Dengan demikian, pembuluh darah menjadi lentur sehingga kerja jantung memompa darah tidak begitu berat sehingga tekanan darah menjadi normal.
Sebuah riset internasional mengenai penyakit jantung yang melibatkan responden dari 80 negara mengungkapkan bahwa 76% respondennya dapat terbantu kondisi kesehatannya dengan menambahkan jus Noni dalam menu makanan mereka. Riset tersebut dapat menjelaskan kemampuan Noni dalam melebarkan pembuluh darah dan membersihkannya dari endapan adalah hal yang tidak dapat disangkal.
Karena itu banyak dokter jantung di Amerika yang merekomendasikan jus buah Noni kepada para pasien mereka agar pemulihan dan proses kesembuhan dapat berlangsung lebih cepat.

Herbal Mana yang Terbaik untuk Jantung Saya?

Setelah membaca tentang manfaat dari Sarang Semut dan Noni juice dalam membantu pengobatan penyakit jantung, banyak yang bertanya-tanya mana yang lebih bagus dari kedua herbal tersebut dalam pengobatan jantung. Sebetulnya keduanya sama-sama bagus, karena keduanya dapat memberikan manfaat bagi para pendirita gangguan jantung.
Dan perlu diingat, dari keterangan di atas, kedua herbal tersebut bekerja dengan cara yang berbeda, Sarang Semut lebih kepada membuat darah tidak menggumpal, menurunkan tekanan darah, dan membantu otot jantung untuk relaksasi. Sedangkan Noni juice lebih bermanfaat untuk melebarkan saluran pembuluh sehingga darah dan oksigen dapat sampai ditujuan tanpa masalah.
Kalau mau dibayangkan secara gari besar cara kerja kedua herbal tersebut mirip dengan cara menghindari kemacetan di jalan raya, masing-masing mempunyai tugas yang berbeda. Dimana Sarang Semut memastikan tidak akan ada mobil (darah) yang mogok (bergumpal) ditengah jalan dan berjalan dengan kecepatan terlalu tinggi (menurunkan tekanan darah). Sementara itu Noni juice memastikan lebar dari jalan raya (pembuluh darah) cukup besar sehingga dapat dapat dilalui oleh mobil-mobil tanpa hambatan, ini termasuk membongkar jalan-jalan raya yang tertutup longsor (endapan di pembuluh darah).
Karena itu untuk mengetahui herbal mana yang lebih baik ini bergantung dimana letak masalahnya pada tubuh Anda. Atau jika Anda mempunyai sumber daya yang cukup akan lebih baik jika mengkombinaskan ke dua herbal tersebut, karena masing-masing herbal tersebut bermanfaat untuk jantung.
Perlu diingat selain penjelasan yang sudah disampaikan dalam tulisan ini masih sangat terbatas, tentu masih ada penjelasan-penjelasan lain yang bisa ditambahkan mengapa kedua herbal ini begitu ampuh untuk pengobatan penyakit jantung. Selain itu, penelitian-penelitan yang ada untuk kedua herbal tersebut sampai saat ini masih belum bisa mengungkapkan sepenuhnya kandungan-kandungan apa saja yang bermanfaat untuk pengobatan penyakit jantung.
Apapun bentuk pengobatan yang Anda pilih, pengobatan hendaknya dilakukan secara bersahaja dengan menerapkan pola hidup sehat. Dengan melakukannya, Anda menunjukkan bahwa Anda mencintai jantung dan kehidupan Anda.
sumber: 

Obat Diabetes Mellitus


mahoni
Mahoni ditemukan tumbuh liar di hutan jati, di tempat-tempat yang dekat dengan pantai,atau ditanam di tepi jalan sebagai tanaman pelindung. Tanaman ini berasal dari Hindia Barat dan dapat tumbuh subur di pasir payau dekat pantai.
Pohon, tinggi 5-25 m, batangnya bulat, banyak percabangan, kayunya bergetah,dan berakar tunggang. Daun mejemuk menyirip genap. Helaian anak daun berbentuk bulat telur, ujung dan pangkal runcing, tepi rata, pertulangan menyirip, panjang 3-15 cm. Daun muda berwarna merah, setelah tua menjadi hijau. Bunga majemuk tersusun dalam karangan yang keluar dari ketiak daun. Ibu tangkai bunga berbentuk silindris, berwarna coklat muda. Kelopak bunga lepas satu sama lain, berbentuk seperti sendok, berwarna hijau. Mahkota silindris, berwarna kuning kecoklatan. Benang sari melekat pada mahkota, kepala sari berwarna putih dan kuning kecoklatan.
Mahoni berbunga setelah berumur 7 ( tujuh ) tahun.
Buahnya buah kotak, berbentuk bulat telur, berlekuk lima, berwarna coklat.
Biji pipih, berwarna hitam atau coklat.
Mahoni merupakan pohon penghasil kayu keras dan digunakan untuk keperluan perabot rumah tangga serta barang ukiran.
Mahoni dapat diperbanyak dengan biji.
KUMIS KUCING ( Orthosiphon spicatus B.B.S )
images
Kumis kucing tumbuh liar di sepanjang anak sungai dan selokan, atau di tanam di pekarangan sebagai tanaman obat dan dapat ditemukan di daerah dataran rendah sampai ketinggian 700 m dpl.
Terna, tahunan, tumbuh tegak, tinggi 50 – 100 cm. Batang berkayu, segiempat agak beralur, beruas, bercabang, berambut pendek atau gundul, berakar kuat.
Daun tunggal, bulat telur, elips atau memanjang, berambut halus, tepi bergigi, ujung dan pangkal runcing, tipis, panjang 2 – 10 cm, lebar 1 – 5 cm, warnanya hijau.
Bunga majemuk dalam tandan yang keluar di ujung percabangan, berwarna ungu pucat atau putih, benang sari lebih panjang dari tabung bunga.
Buah berupa buah kotak, bulat telur, masih muda berwarna hijau, setelah tua berwarna coklat.
Biji kecil, masih muda berwarna hijau, setelah tua berwarna hitam.
Kumis kucing dapat diperbanyak dengan biji dan stek batang.
SAMBILOTO( Androghapis paniculata [Burm.f] Nees )
sambiloto2
Sambiloto tumbuh liar di tempat terbuka, seperti di kebun, tepi sungai, tanah kosong yang agak lembab, atau di pekarangan. Tumbuh di dataran rendah sampai ketinggian 700 m dpl.
Terna semusim, tinggi 50 – 90 cm, batang disertai banyak cabang berbentuk segi empat ( kwadrangularis ) dengan nodus yang membesar. Daun tunggal, bertangkai pendek, letak berhadapan bersilang, bentuk lanset, pangkal runcing, ujung meruncing, tepi rata, permukaan atas hijau tua, bagian bawah hijau muda, panjang 2 – 8 cm, lebar 1 – 3 cm. Perhubungan rasemosa yang bercabang membentuk malai, keluar dari ujung batang atau ketiak daun. Bunga berbibir berbentuk tabung ; kecil – kecil, warnanya putih bernoda ungu. Buah kapsul berbentuk jorong, panjang sekitar 1.5 cm, lebar 0.5 cm, pangkal dan ujung tajam, bila masak akan pecah membujur menjadi 4 keping. Biji gepeng, kecil – kecil, warnanya coklat muda. Perbanyakan dengan biji atau setek batang.
TAPAK DARA ( Catharanthus roseus [L.] G. Don )
tapakdara
Tumbuhan ini berasal dari Amerika Tengah, umumnya ditanam sebagai tanaman hias. Tapak dara bisa tumbuh di tempat terbuka atau terlindung pada bermacam – macam iklim, ditemukan dari dataran rendah sampai ketinggian 800 m dpl.
Terna atau semak, menahun, tumbuh tegak, tinggi mencapai 120 cm, banyak bercabang. Batang bulat, bagian pangkal berkayu, berambut halus, warnanya merah tengguli. Daun tunggal, agak tebal, bertangkai pendek, berhadapan bersilang. Helai daun elips, ujung runcing, pangkal meruncing, tepi rata, pertulangan menyirip, kedua permukaan mengkilap dan berambut halus. Perbungaan majemuk, keluar dari ujung tangkai dan ketiak daun dengan 5 helai mahkota bunga berbentuk terompet, warnanya ada yang putih, merah muda atau putih dengan bercak merah di tengahnya. Buahnya buah bumbung berbulu, menggantung, berisi banyak biji berwarna hitam. Perbanyakan dengan biji, setek batang, atau akar.
PULAI ( Alstonia scholaris [L.] R. Br. )
pulai
Pulai yang termasuk suku Kamboja – kambojaan, tersebar di seluruh Nusantara. Di Jawa pulai tumbuh di hutan jati, hutan campuran dan hutan kecil di pedesaan, ditemukan dari dataran rendah sampai 900 m dpl. Pulai kadang ditanam di pekarangan dekat pagar atau ditanam sebagai pohon hias.
Tanaman berbentuk pohon, tinggi 20 – 25 cm. Batang lurus, diameternya mencapai 60 cm, berkayu, percabangan menggarpu. Kulit batang rapuh, rasanya sangat pahit, bergetah putih. Daun tunggal, tersusun melingkar 4 – 9 helai, bertangkai yang panjangnya 7.5 – 15 mm, bentuknya lonjong sampai lanset atau lonjong sampai bulat telur sungsang, permukaan atas licin, permukaan bawah buram, tepi rata,pertulangan menyirip, panjang 10 – 23 cm, lebar 3 – 7.5 cm, warna hijau. Perbungaan majemuk tersusun dalam malai yang bergagang panjang, keluar dari ujung tangkai. Bunga wangi berwarna hijau terang sampai putih kekuningan, berambut halus yang rapat. Buah berupa buah bumbung berbentuk pita yang panjangnya 20 – 50 cm, menggantung. Biji kecil, panjang 1.5 – 2 cm, berambut pada bagian tepinya dan berjambul pada ujungnya.
Perbanyakan dengan biji atau setek batang dan cabang.
DAUN SENDOK ( Plantago mayor L. )
daun-sendok
Daun sendok merupakan gulma di perkebunan teh dan karet atau tumbuh liar di hutan, ladang, dan halaman berumput yang agak lembab, kadang ditanam dalam pot sebagai tumbuhan obat. Tumbuhan ini berasal dari daratan Asia dan Eropa, dapat ditemukan dari dataran rendah sampai ketinggian 3.300 m dpl. Tumbuhan obat ini tersebar luas di dunia dan telah dikenal sejak dahulu kala serta merupakansalah satu dari 9 tumbuhan obat yang dianggap sakral di Anglo Saxon. Terna menahun, tumbuh tegak, tinggi 15 – 20 cm. Daun tunggal, bertangkai panjang, tersusun dalam roset akar. Bentuk daun bundar telur sampai lanset melebar, tepi rata atau bergerigi kasar tidak teratur, permukaan licin atau sedikit berambut, pertulangan melengkung, panjang 5 – 10 cm, lebar 4 – 9 cm, warnanya hijau. Perbungaan majemuk tersusun dalm bulir yang panjangnya sekitar 30 cm, kecil – kecil, warna putih. Buah lonjong atau bulat telur, berisi 2 – 4 biji berwarna hitam dan keriput. Daun muda bisa dimasak sebagai sayuran. Perbanyakan dengan biji.
RAMBUTAN ( Nephelium lappaceum L. )

rambutan
Rambutan banyak ditanam sebagai pohon buah, kadang – kadang ditemukan tumbuh liar. Tumbuhan tropis ini memerlukan iklim lembab dengan curah hujan tahunan paling sedikit 2.000 mm. Rambutan merupakan tanaman dataran rendah, hingga ketinggian 300 – 600 m dpl. Pohon dengan tinggi 15 – 25 m ini mempunyai banyak cabang. Daun majemuk menyirip letaknya berseling, dengan anak daun 2 – 4 pasang. Helaian anak daun bulat lonjong, panjang 7,5 – 20 cm, lebar 3,5 – 8,5 cm, ujung dan pangkal runcing, tepi rata, pertulangan menyirip, tangkai silindris, warnanya hijau, kerapkali mengering. Bunga tersusun pada tandan di ujung ranting, harum, kecil – kecil, warnanya hijau muda. Bungan jantan dan bunga betina tumbuh terpisah dalam satu pohon. Buah bentuknya bulat lonjong, panjang 4 – 5 cm, dengan duri tempel yang bengkok, lemas sampai kaku. Kulit buahnya berwarna hijau dan menjadi kuning atau merah kalau sudah masak. Dinding buah tebal. Biji bentuk elips, terbungkus daging buah berwarna putih transparan yang dapat dimakan dan banyak mengandung air, rasanya bervariasi dari masam sampai manis. Kulit biji tipis berkayu. Rambutan berbunga pada akhir musim kemarau dan membentuk buah pada musim hujan, sekitar November sampai Februari. Ada banyak jenis rambutan seperti ropiah, simacan, sinyonya, lebakbulus dan binjei. Perbanyakan dengan biji, tempelan tunas, atau dicangkok.
sumber:Lhttp://nnuke.wordpress.com/2008/12/29/mengenal-tanaman-obat-untuk-penyakit-diabetes-mellitus/
 

Obat Kangker

Penyembuhan Kanker dengan Tanaman Keladi Tikus



tanaman keladi tikus
Kanker kini tidak  lagi mematikan. Para penderita kanker di Indonesia dapat memiliki  harapan hidup yang lebih lama dengan ditemukannya anaman "KELADI TIKUS"  (Typhonium Flagelliforme/ Rodent Tuber) sebagai tanaman obat yang dapat menghentikan dan mengobati berbagai penyakit kanker dan berbagai penyakit berat lain.
Tanaman sejenis talas dengan  tinggi maksimal 25 sampai 30 cm ini hanya tumbuh di semak yang tidak  terkena sinar matahari langsung. "Tanaman ini sangat banyak ditemukan  di Pulau Jawa," kata Drs.Patoppoi Pasau, orang pertama yang menemukan  tanaman itu di Indonesia.
Tanaman obat ini telah diteliti sejak tahun 1995 oleh Prof  Dr Chris K.H.Teo,Dip Agric (M), BSc Agric (Hons)(M), MS, PhD dari  Universiti Sains Malaysia dan juga pendiri Cancer Care Penang,  Malaysia. Lembaga perawatan kanker yang didirikan tahun 1995 itu  telah membantu ribuan pasien dari Malaysia , Amerika, Inggris,  Australia, Selandia Baru, Singapura, dan berbagai negara di dunia.
                                                                          
Di Indonesia, tanaman ini pertama ditemukan oleh Patoppoi di Pekalongan, Jawa Tengah. Ketika itu, istri Patoppoi mengidap kanker payudara stadium III dan harus dioperasi 14 Januari 1998. Setelah kanker ganas tersebut diangkat melalui operasi, istri Patoppoi harus menjalani kemoterapi (suntikan kimia untuk membunuh sel) untuk menghentikan penyebaran sel-sel kanker tersebut. "Sebelum  menjalani kemoterapi,dokter mengatakan agar kami menyiapkan wig  (rambut palsu) karena kemoterapi akan mengakibatkan kerontokan rambut,  selain kerusakan kulit dan hilangnya nafsu makan,"jelas Patoppoi.                                                           
                                                                          
Selama mendampingi istrinya menjalani kemoterapi, Patoppoi terus berusaha mencari pengobatan alternatif sampai akhirnya dia mendapatkan informasi mengenai penggunaan teh Lin Qi di Malaysia untuk  mengobati kanker. "Saat itu juga saya langsung terbang ke Malaysia untuk membeli teh  tersebut," ujar Patoppoi yang juga ahli biologi.
Ketika sedang berada di sebuah toko obat di Malaysia , secara tidak sengaja  dia melihat dan membaca buku mengenai pengobatan kanker yang berjudul "Cancer, Yet They Live" karangan Dr Chris K.H. Teo terbitan 1996. "Setelah saya baca sekilas, langsung saja saya beli buku tersebut. Begitu menemukan buku itu, saya malah tidak jadi membeli teh Lin Qi, tapi langsung pulang ke Indonesia ," kenang Patoppoi  sambil tersenyum. Di buku itulah Patoppoi membaca khasiat typhonium  flagelliforme itu.      
                                                                          
Berdasarkan pengetahuannya di bidang  biologi, pensiunan pejabat Departemen Pertanian ini langsung  menyelidiki dan mencari tanaman tersebut. Setelah menghubungi beberapa  koleganya di berbagai tempat, familinya di Pekalongan Jawa Tengah,  balas menghubunginya. Ternyata, mereka menemukan tanaman itu di sana.  Setelah mendapatkan tanaman tersebut dan mempelajarinya lagi, Patoppoi  menghubungi Dr. Teo di Malaysia untuk menanyakan kebenaran tanaman  yang ditemukannya itu.       
                                                                          
Selang beberapa hari, Dr Teo  menghubungi Patoppoi dan menjelaskan bahwa tanaman tersebut memang  benar Rodent Tuber. "Dr Teo mengatakan agar tidak ragu lagi untuk  menggunakannya sebagai obat," lanjut Patoppoi.  Akhirnya, dengan  tekad bulat dan do'a untuk kesembuhan, Patoppoi mulai memproses  tanaman tersebut sesuai dengan langkah-langkah pada buku tersebut untuk diminum sebagai obat. Kemudian Patoppoi menghubungi putranya, Boni Patoppoi di Buduran, Sidoarjo untuk ikut mencarikan tanaman tersebut.
"Setelah melihat ciri-ciri tanaman tersebut, saya mulai  mencari di pinggir sungai depan rumah dan langsung saya dapatkan  tanaman tersebut tumbuh liar di pinggir sungai," kata Boni yang  mendampingi ayahnya saat itu.           
                                                                          
Selama mengkonsumsi sari tanaman tersebut, isteri Patoppoi mengalami penurunan efek samping kemoterapi  yang dijalaninya. Rambutnya berhenti rontok, kulitnya tidak rusak dan  mual-mual hilang. "Bahkan nafsu makan ibu saya pun kembali normal,"  lanjut Boni.                               
                                                                          
Setelah tiga bulan meminum obat tersebut, isteri  Patoppoi menjalani pemeriksaan kankernya. "Hasil pemeriksaan negatif,  dan itu sungguh mengejutkan kami dan dokter-dokter di Jakarta ," kata  Patoppoi. Para dokter itu kemudian  menanyakan kepada Patoppoi, apa yang diberikan pada  isterinya. "Malah  mereka ragu, apakah mereka telah salah memberikan dosis kemoterapi  kepada kami," lanjut Patoppoi.
Setelah diterangkan mengenai  kisah tanaman Rodent Tuber, para dokter pun mendukung Pengobatan  tersebut dan menyarankan agar mengembangkannya. Apalagi melihat  keadaan isterinya yang tidak mengalami efek samping kemoterapi yang  sangat keras tersebut. Dan  
pemeriksaan yang seharusnya tiga bulan sekali diundur menjadi enam bulan sekali."Tetapi karena sesuatu hal, para dokter tersebut tidak mau mendukung secara terang-terangan  penggunaan tanaman sebagai pengobatan alternatif," sambung Boni sambil tertawa.
Setelah beberapa lama tidak berhubungan,  berdasarkan peningkatan keadaan isterinya, pada bulan April 1998, Patoppoi kemudian menghubungi Dr.Teo melalui fax untuk menginformasikan bahwa tanaman tersebut banyak terdapat di Jawa dan mengajak Dr. Teo untuk menyebarkan penggunaan tanaman ini di Indonesia. Kemudian Dr Teo langsung membalas fax kami, tetapi mereka tidak tahu apa yang  harus mereka perbuat, karena jarak yang jauh," sambung Patoppoi. Meskipun Patoppoi mengusulkan agar buku mereka diterjemahkan dalam bahasa Indonesiadan disebar-luaskan di Indonesia, Dr. Teo menganjurkan agar kedua belah pihak  bekerja sama dan berkonsentrasi dalam usaha nyata membantu penderita  kanker di Indonesia.
Kemudian, pada akhir Januari 2000 saat Jawa Pos mengulas mengenai meninggalnya Wing Wir yanto, salah satu wartawan handal Jawa Pos, Patoppoi sempat tercengang. Data-data rinci mengenai gejala, penderitaan, pengobatan yang diulas di Jawa Pos, ternyata sama dengan salah satu pengalaman pengobatan penderita kanker usus yang dijelaskan di buku tersebut. Dan eksperimen pengobatan tersebut berhasil  menyembuhkan pasien tersebut. "Lalu saya langsung menulis di kolom Pembaca Menulis di Jawa Pos," ujar Boni.
Dan tanggapan yang  diterimanya benar-benar diluar dugaan. Dalam sehari, bisa sekitar 30  telepon yang masuk. "Sampai saat ini, sudah ada sekitar 300 orang yang  datang ke sini," lanjut Boni yang beralamat di Jl. KH. Khamdani, Buduran  Sidoarjo.
Pasien pertama yang  berhasil adalah penderita Kanker Mulut Rahim stadium dini. Setelah  diperiksa, dokter mengatakan harus dioperasi. Tetapi karena belum  memiliki biaya dan sambil menunggu rumahnya laku dijual untuk biaya  operasi, mereka datang setelah membaca Jawa Pos. Setelah diberi  tanaman dan cara meminumnya, tidak lama kemudian pasien tersebut  datang lagi dan melaporkan bahwa dia tidak perlu dioperasi, karena hasil pemeriksaan mengatakan negatif.
                                                                          
Berdasarkan animo masyarakat sekitar yang sangat tinggi, Patoppoi berusaha untuk menemui Dr. Teo  secara langsung. Atas bantuan Direktur Jenderal Pengawasan Obat dan  Makanan Departemen Kesehatan, Sampurno, Patoppoi dapat menemui Dr. Teo di Penang, Malaysia. Di kantor Pusat Cancer Care Penang, Malaysia, Patoppoi mendapat penerangan  lebih lanjut  mengenai riset tanaman yang saat ditemukan memiliki nama Indonesia. Ternyata saat Patoppoi mendapat buku "Cancer, Yet They Live" edisi revisi tahun  1999, fax yang dikirimnya di masukkan dalam buku tersebut, serta  pengalaman isterinya dalam usahanya berperang melawan kanker. Dari pembicaraan mereka, Dr. Teo merekomendasi agar Patoppoi mendirikan perwakilan Cancer Care di Jakarta dan Surabaya. Maka secara resmi, Patoppoi dan putranya diangkat sebagai perwakilan  lembaga sosial Cancer Care Indonesia, yang juga disebutkan dalam  buletin bulanan Cancer Care, yaitu di Jl. Kayu Putih 4 No. 5,  Jakarta ,  telp. 021-4894745, dan di Buduran, Sidoarjo.
Cancer Care Malaysia telah mengembangkan bentuk  pengobatan tersebut secara lebih canggih. Mereka telah memproduksi ekstrak Keladi Tikus dalam bentuk pil dan teh bubuk yang  dikombinasikan dengan berbagai tananaman lainnya dengan dosis  tertentu. "Dosis yang diperlukan tergantung penyakit yang diderita,"kata Boni.                           
                                                                          
Untuk mendapatkan obat tersebut, penderita harus mengisi  formulir yang menanyakan keadaan dan gejala penderita dan akan dikirimkan melalui fax ke Dr. Teo. "Formulir tersebut dapat diisi  disini, dan akan kami fax-kan. Kemudian Dr. Teo sendiri yang akan  mengirimkan resep sekaligus obatnya, dengan harga langsung dari  Malaysia , sekitar  40-60 Ringgit Malaysia ," lanjut Boni. "Jadi pasien hanya membayar biaya fax dan obat, kami tidak menarik keuntungan, malahan untuk yang kurang mampu, Dr.Teo bisa  memberikan perpanjangan waktu pembayaran." tambahnya.         
Sebenarnya pengobatan ini  juga didukung dan sedang dicoba oleh salah satu dokter senior di Surabaya, pada pasiennya yang mengidap kanker ginjal. Ada dua pasien yang sedang dirawat dokter yang pernah  menjabat sebagai direktur salah satu rumah sakit terbesar di  Surabaya ini. Pasien pertama yang mengidap kanker rahim tidak sempat diberi  pengobatan dengan keladi tikus, karena telah ditangani oleh  rekan-rekan dokter yang telah memiliki reputasi. Setelah menjalani  kemoterapi dan radiologi, pasien tersebut mengalami kerontokan rambut,  kulit rusak dan gatal, dan selalu muntah. Tetapi pada pasien kedua  yang mengidap kanker ginjal, dokter ini  menanganinya sendiri dan juga  memberikan pil keladi tikus untuk membantu proses penyembuhan kemoterapi.                                           
                                                                          
Pada pasien kedua ini, tidak ditemui berbagai efek yang dialami penderita pertama, bahkan pasien tersebut kelihatan normal. Tetapi dokter ini menolak untuk diekspos karen menurutnya, pengobatan  ini belum resmi diteliti di Indonesia. Menurutnya,  jika rekan-rekannya mengetahui bahwa dia memakai pengobatan alternatif, mereka akan memberikan predikat sebagai "ter-kun" atau dokter-dukun. "Disinilah gap yang terbuka antara pengobatan  konvensional dan modern," kata dokter tersebut.                                                     
                                                                          
Banyak  hal menarik yang dialami Boni selama menerima dan memberikan bantuan  kepada berbagai pasien. Bahkan ada pecandu berat putaw dan sabu-sabu  di Surabaya , yang pada akhirnya pecandu  tersebut mendapat kanker paru-paru. Setelah mendapat vonis kanker  paru-paru stadium III, pasien tersebut mengkonsumsi pil dan teh  dari Cancer Care. Hasilnya cukup mengejutkan, karena ternyata obat tersebut dapat mengeluarkan racun narkoba dari peredaran darah penderita dan mengatasi ketergantungan pada narkoba tersebut. "Tapi, jika  pecandu sudah bisa menetralisir racun dengan keladi tikus, dia tidak  boleh memakai narkoba lagi, karena pasti akan timbul resistensi. Jadi jangan seperti kebo, habis mandi berkubang lagi," sambung Boni sambil tertawa. 
                                                                          
Juga ada pengalaman pasien yang meraung-raung kesakitan  akibat serangan kanker yang menggerogotinya, karena obat penawar rasa  sakit sudah tidak mempan lagi. Setelah diberi minum sari keladi tikus,  beberapa saat kemudian pasien tersebut tenang dan tidak lagi merasa  kesakitan. Menurut data Cancer Care Malaysia, berbagai penyakit  yang telah disembuhkan adalah berbagai kanker dan penyakit berat  seperti kanker payudara, paru-paru, usus besar-rectum, liver, prostat, ginjal, leher  rahim, tenggorokan, tulang, otak, limpa, leukemia, empedu, pankreas, dan hepatitis.                                                           
                                                                          
Jadi diharapkan agar hasil  penelitian yang menghabiskan milyaran Ringgit Malaysia selama 5 tahun dapat benar-benar berguna bagi dunia kesehatan. Bagi anda yang memerlukan informasi lebih lanjut sehubungan dengan artikel "Obat Kanker" bisa menghubungi perwakilan lembaga sosial "Cancer Care Indonesia " beralamat di Jl. Kayu Putih 4 no.5  Jakarta, telp : 021-4894745.
sumber : indonesiamedia.com